6 Strategi Ampuh Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial, Salah Satunya User Generated Content (UGC)

maklon kosmetik strategi meningkatkan brand awareness

Meningkatkan brand awareness melalui media sosial menjadi sesuatu yang penting karena semakin masifnya perkembangan sosial media belakangan dan tidak bisa lagi bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, semakin tinggi pengenalan konsumen terhadap sebuah brand akan dibarengi pula dengan makin tingginya tingkat kepercayaan konsumen terhadap brand tersebut.

Dengan begitu, peluang konsumen untuk membeli produk brand tersebut semakin tinggi. Otomatis hal ini akan berdampak pada peningkatan omset dan laba perusahaan. Karena itu, perlu serangkaian strategi ampuh untuk meningkatkan brand awareness melalui media sosial. Mengapa demikian?

Apa Hubungan Brand Awareness dengan Tingkat Kepercayaan Konsumen?

Berikut ulasannya, secara sederhana Brand awareness dapat berarti kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah brand (merek). Cakupan pengertian tentang merek (brand) ini cukup luas.

Brand tidak hanya terbatas pada penggunaan nama, gambar, logo atau slogan, tapi juga hal-hal lainnya yang dapat mengasosiasikan brand tersebut. seperti kemasan produk, iklan tentang produk, seragam yang digunakan staff brand tersebut, dan masih banyak lagi.

Kepercayaan yang tinggi tersebut akan mendorong konsumen menjadi loyal karena mereka telah menganggap brand tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan solusi atas masalah yang selama ini dihadapi. Sementara itu, dari sisi brand, brand awareness yang kuat akan memudahkannya mendapatkan banyak pelanggan baru dan pelanggan lama pun akan semakin loyal.

Lalu seberapa besar potensi media sosial dalam membantu meningkatkan brand awareness?
Bagaimana stategi yang tepat untuk meningkatkan brand awareness melalui media sosial?

Well, Maklonesia akan mengulasnya lebih jauh untukmu. Simak sampai selesai, ya.

Seberapa Besar Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness?

maklon kosmetik data pengguna aktifr media sosial di indonesia
Ilustrasi: Dataindonesia.id

Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia pada Januari 2022 sebanyak 191 juta orang . Jumlah itu meningkat 12,35% daripada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang.

Dengan rincian sebagai berikut, dari sejumlah media sosial yang ada di Indonesia, Whatsapp menjadi media sosial dengan pengguna terbanyak, mencapai 88,7% dari keseluruhan pengguna media sosial.

Lalu, Instagram dan Facebook menduduki posisi selanjutnya dengan persentase masing-masing sebesar 84,8% dan 81,3%. Sementara itu, proporsi pengguna TikTok dan Telegram berturut-turut sebesar 63,1% dan 62,8%. Demikian di lansir Maklonesia dari Dataindonesia.id

Dari serangkaian data tersebut jelas terlihat bahwa media sosial memilki potensi dan peran sangat besar dalam meningkatkan brand awareness sebuah merek. Selanjutnya hal-hal apa saja yang mesti kamu lakukan untuk meningkatkan brand awareness melalui media sosial?

Strategi Jitu untuk Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial

Berikut sejumlah strategi jitu untuk meningkatkan brand awareness melalui media sosial yang patut kamu pertimbangkan

Pastikan platfom media sosial yang digunakan sudah tepat

maklon kosmetik jenis media sosial
Ilustrasi: Freepik

Setidaknya, saat ini, ada 5 jenis platform media sosial yang jumlah penggunanya terhitung tuinggi di tanah air, sehingga sangat potensial sebagai media untuk meningkatkan brand awareness, yakni Facebook, Instagram, Twitter, Tik tok, dan LinkedIn.

Masing–masing platform memiliki karakteristik tersendiri. Kamu tinggal pilih platform mana yang sesuai dengan konsep bisnis dan target pasarmu.

Bila model bisnismu adalah B2C (business to customer) dengan target pasar yang berusia relatif muda (Gen Z), kamu lebih baik menggunakan platform instagram dan tiktok. Keduanya mengunggulkan tampilan visual yang lebih menarik, informatif ringan, serta menghibur.

Sedangkan jika model bisnismu adalah B2B (business to business) dengan usia target pasar yang lebih tua dan umumnya merupakan kalangan professional, Facebook, LinkedIn, Twitter merupakan pilihan tepat. Meski begitu, kamu juga tetap bisa menggunakan Tik Tok.

Tapi, tentu saja konsep konten marketing yang kamu gunakan, juga mesti menyesuaiakan. Untuk hal ini ini kamu bisa menggunakan konten berjenis tips dan trik, tutorial penggunaan produk, konten edukasi, konten life at, atau konten a day in the life of …. Konten-konten tersebut juga terbukti efektif mendatangkan viewer.

Baca juga: 12 Tips Jitu Membangun Bisnis Skincare untuk Pemula Agar Bisnismu Melejit

=Dengan fokus pada platform media sosial yang paling sesuai dengan target marketmu, kamu jadi lebih optimal dalam memproduksi konten yang berkualitas dan menarik. Konten seperti inilah yang mampu menaikkan reputasi brand-mu di mata konsumen.

Tingginya reputasi sebuah brand di mata konsumen, tidak hanya berdampak posiitif pada omset serta laba perusahaan tetapi juga meningkatkan popularitas perusahaan enjadi faktor penting bagi suatu perusahaan agar bisa unggul dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

Pastikan konten yang dibuat sudah sesuai dengan media sosial yang digunakan

Setiap platform media sosial memiliki karkteristik dan jenis konten yang berbeda. Bila kamu menggunakan instagram kamu bisa menggunakan konten gambar atau video. Sedangkan jika kamu menggunakan facebook kamu bisa menggunakan konten teks, gambar atau video.

Tetapi jika kamu memilih menggunakan LinkedIn serta Twitter, konten berupa gambar dan teks lebih cocok. Sementara bila kamu memutuskan menggunakan platform Tiktok, konten video lebih tepat.

Sebelum memulai membuat konten, ada baiknya kamu melakukan riset terklebih dahulu. Dengan begitu kamu semakin paham paham dengan karakteristik konten di masing-masing platform. Meski sama-sama berbentuk teks, konten teks untuk facebook berbeda dengan twitter berbeda pula dengan LinkedIn.

Baca juga: Manfaat Glycine Soja Oil untuk Wajah, Anti-aging dan Hydrating bagi Kulit Kering dan Sensitif

maklon kosmetik beauty influencer

Tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan kehadiran para influencer yang kerap wira wiri di akun media sosialmu. Entah itu berbagi informasi dalam bentuk edukasi, mempromosikan produk brand yang bekerjasama dengan mereka atau sekadar menceritakan aktivitas keseharian mereka di media sosial.

Influencer di ranah kecantikan kerap disebut dengan beauty influencer. Lewat wawasan serta keahlian yang mereka miliki, mereka mampu mempengaruhi audiensnya untuk melakukan atau membeli sesuatu. Inilah yang kemudian diadaptasi dalam dunia marketing menjadi salah satu strategi marketing yakni influencer marketing.

Dalam strategi tersebut, brand bekerjasama dengan para influencer untuk mempromosikan produk (barang atau jasa). Upaya ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan target konsumen terhadap brand.

Lewat konten-koten yang mereka buat, mereka akan memberikan informasi sekaligus mengedukasi audiens dengan konten yang berkualitas, menarik, dan menghibur. Tentu ini akan menarik perhatian audiens sekaligus membangun kepercayaan mereka terhadap produk yang dipromosikan, hingga akhirnya mereka pun membeli produk tersebut.

Berdasarkan jumlah follower/ audiens yang dimiliki, influencer dibagi menjadi 4 kategori, yakni

Nano Influencer

Memiliki followers 1000 sampai 10.000 orang. Karena jumlah followers-nya sedikit, engagement antara influencer dan followers di media sosial sangat kuat. Dengan begitu tingkat kepercayaan followers-nya juga sangat tinggi. Biasanya rate harga yang ditawarakan sangat terjangkau.

Micro Influencer

Follower-nya berkisar antara 10.000 sampai 100.000. Biasanya mereka memiliki kapabilitas dalam bidang tertentu, misalnya seorang beauty expert, health expert, atau yang lainnya. Karena itu, mereka mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari follower mereka.

Engagement antara influencer dan para follower-nya masih terbilang kuat karena jumlah followers yang tidak terlalu besar. Rate harga yang ditawarkan pun masih tergolong affordable.

Macro Influencer

Mempunyai follower 100.000 sampai 1 juta followers. Besarnya jumlah followers, membuat jangkauan pesan yang disampaikan lebih luas. Tapi di sisi lain biaya yang dikeluarkan juga lebih tinggi. Selain itu, engagement antara influencer dengan followers-nya tak begitu kuat.

Mega Influencer

Influencer dalam kategori ini memiliki followers lebih dari 1 juta. Biasanya mereka adalah public figure atau artis terkenal dan memiliki jangkauan secara nasional.

Terlepas dari itu semua, tak dapat dipungkiri bila semakin hari biaya influencer marketing semakin tinggi, terutama bila brand bekerjasama dengan influencer yang telah memiliki banyak followers.

Untuk itu, sebelum memutuskan menjalankan influencer marketing, brand owner harus benar-benar mempertimbangakn sejumlah sejumlah hal berikut seperti negatif influencer, relevansi dengan brand, kualitas konten media sosialnya, dan kesesuaian harga dengan anggaran yang dimiliki perusahaan.

Mengoptimalkan akun media sosial

maklon kosmetik instagram maklonesia

Hal ini bertujuan agar semakin banyak orang yang mengenal akun media sosial brand tersebut, sehingga brand awareness pun meningkat. Untuk itu, perlu mengoptimalkan 3 elemen penting dalam akun media sosial, yakni:

Profile Picture pada Akun Media Sosial

Umumnya konsumen lebih mengingat logo sebuah brand daripada yang lain. Karena itu, sebaiknya akun resmi media sosial brand -mu menggunakan logo brand sebagai profil picture-nya. Sebagai contoh, akun resmi instagram Maklonesia menggunakan profil picture logo brand Maklonesia.

Buat deskripsi singkat tentang bisnismu

Bagian ini penting untuk memberikan informasi kepada audiens mengenai bisnismu, berupa identitas dan gambaran singkat tentang bisnismu. Dengan begitu, klien/ konsumen bisa lebih mengenal dan paham dengan bisnismu.

Tampilkan kontak yang bisa dihubungi secara rinci

Yang terakhir dan tak kalah penting adalah menampilkan secara rinci kontak yang dapat dihubungi klien atau konsumen ketika meraka mulai tertarik untuk membeli produk atau bekerjasama denganmu. Kamu dapat menampilkan alamat website, nomor telepon, nomor WhatsApp, atau yang lainnya pada akun media sosial resmi.

Untuk contoh di atas, di beranda IG @Maklonesia tercantum “linkt.ree/ maklonesia” yang di dalamnya tercantum alamat website Maklonesia, nomor WA admin dan nomor kontak lainnya.

Mengadakan giveaway

Kamu tentu sudah tak asing lagi dengan strategi promosi yang satu ini. Untuk mengekuti giveaway peserta diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu. Biasanya ada sejumlah persyaratan tertentu yang merupakan strategi untuk mengoptimalkan sisi promosi dalam event tersebut

Setelah itu, baru dilakuakn undian untuk memilih pemenangnya. Pemenang akan mendapatkan hadiah khusus yang berupa produk promosional.

Selain untuk meningkatkan brand awareness cara ini juga efektif sebagai salah satu bentuk iklan berbujet rendah, membuka kolaboirasi dengan pihak lain, mendorong loyalitas pelanggan, dan mendapatkan pelanggan baru, serta memperoleh insight demografi target pasar.

Strategi marketing yang satu ini termasuk sangat sering dilakukan, selain pelaksanaanya mudah dan praktis, event ini ternyata juga menjadi event favorit yang kerap ditunggu klien atau konsumen. Dengan mengikuti event tersebut, jika beruntung, mereka bisa mendapatkan produk favorit secara grartis.

Kamu bisa mengadakan event ini secara berkala di momen atau hari spesial seperti, anniversary bisnismu, valentine, hari libur nasional dan masih banyak lagi.

Di bawah ini adalah salah satu contoh giveaway melalui Instagram:

maklon kosmetik event giveaway
Ilustrasi: @skinenvyid

Melakukan User Generated Content (UGC)

makon kosmetik user generated content

Secara sederhana User Generated Content (UGC) merupakan konten orisinal yang dibuat oleh pelanggan atau konsumen, lalu mereka mempublikasikan di akun media sosialnya. Konten tersebut dapat berupa gambar atau video mengenai ulasan (review) atau testimoni mengenail sebuah produk (barang/ jasa) dari sebuah brand.

Selanjutnya brand tersebut akan mempublikasikan kembali konten itu di akun media sosial resminya. Sjauh ini, banyak brand masih mengandalkan instagram untuk membuat UGC. Sebelum mempublikasikan kembal konten tersebuti, brand telah meminta ijin terlebih dahulu atau memberi semacam kredit di caption fotonya.

Strategi marketing yang satu ini belakangan mulai menjadi tren karena dianggap efektif untuk meningkatkan kepercayaan followers atau target audiens. Hal itu karena konten ini tampak sangat alami dan merupakan pengalaman langsung pelanggan bukan konten yang dibuat oleh brand ambassador.

Selain efektif untuk meningkatkan brand awareness, konten UGC juga bermanfaat untuk mempromosikan keaslian produk, menciptakan rasa percaya, mendorong pelanggan untuk membeli, dan menghemat biaya pemasaran.

Nah, itu tadi sejumlah strategi meningkatkan brand awareness melalui media sosial yang sejauh ini telah terbukti efektif. Tentu pada pelaksanannya nanti kamu bisa memilih salah satu atau beberapa di antaranya serta disesuaikan dengan kondisi bisnismu saat ini.

Satu hal yang perlu di garis bawahi dalam hal ini adalah bagaimana membangun hubungan yang baik dengan konsumen baru dan pelanggan. Dengan begitu konsumen baru menjadi pelanggan yang loyal, terlebih pelanggan lama.

Hubungan baik tersebut perlahan akan membentuk rasa percaya, tentu saja hal ini tetap mesti diimbangi dengan produk dan layanan yang berkualitas. Untuk mencapai tahapn ini memang membutuhkan effort yang luar biasa, namun sebanding dengan hasil yang akan kamu dapatkan.

Bila kamu ingin berkonsultasi tentang bagaimana membangun brand kosmetikmu sendiri, serta cara yang efektif untuk mendongkrak brand awarenes-nya, kamu bisa menghubungi Bussiness Consultan Maklonesia.

Kamu tak hanya akan mendapatkan beragam insight penting untuk membangun bisnis dan brand kamu, tapi kami juga akan menikmati beragam layanan berkualitas serta lengkap. Mulai dari layanan pra produksi, produksi, hingga pasca produksi yang berupa jasa digital marketing andal untuk mengoptimalkan omset dan memperkuat brand-mu dipasaran.

Bila kamu belum menemukan mitra terpercaya menurutmu, Maklonsia siap mejadi mitra terbaikmu. Semangat!

Referensi:

https://dataindonesia.id/digital/detail/pengguna-media-sosial-di-indonesia-capai-191-juta-pada-2022
https://whello.id/tips-digital-marketing/strategi-meningkatkan-brand-awareness-melalui-media-sosial/
https://glints.com/id/lowongan/tren-influencer-marketing-2023/#.Y_xwlHZByHs
https://www.dreambox.id/blog/branding-strategi/pengertian-influencer-jenis-influencer/
https://glints.com/id/lowongan/apa-itu-user-generated-content/#.Y_x5_3ZByHs
https://blog.hootsuite.com/user-generated-content-ugc/

Diakses tanggal 27 Februari 2023

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *